konsultasi usaha, konsultasi bisnis, konsultasi UKM, jasa konsultan
Dalam memberikan konsultasi usaha (bisnis UKM), saya berusaha menempatkan diri dalam posisi klien. Agar dapat melihat dan merasakan apa yang mereka rasakan.
Ini sangat penting. Kenapa? Dengan cara ini saya (jasa konsultan) berharap dapat menghadirkan solusi yang tuntas juga menyamankan hati mereka.
Ketika hati mereka nyaman, maka mereka akan sungguh-sungguh dalam mengeksekusi. Tidak setengah-setengah.
Sekian dari saya, Ippho Santosa.
konsultasi usaha, konsultasi bisnis, konsultasi UKM, jasa konsultan
Selasa, 04 Oktober 2016
Rabu, 21 September 2016
Konsultasi Usaha (Bisnis) Bersama Ippho Santosa
Konsultasi Usaha, Konsultasi Bisnis, Konsultasi UKM, Konsultasi Marketing
Selain penulis 7 Keajaiban Rezeki dan penerima MURI Award, alhamdulillah saya sebagai konsultan usaha (bisnis) telah berkali-kali mengantarkan klien-klien from zero to hero, mencetak ratusan juta bahkan miliaran rupiah dalam dua tahun atau kurang.
Dengan izin-Nya, keberhasilan ini menjadi viral di mana-mana, sehingga membuat saya diundang ke berbagai komunitas bisnis di belasan negara. Dan diminta memberikan business coaching. Alhamdulillah, semua kebaikan dari Allah.
Doakan agar saya dimampukan selalu memberikan yang terbaik untuk teman-teman semua. Doa yang terbaik dari saya untuk teman-teman semua. Semoga berkah berlimpah!
Konsultasi Usaha, Konsultasi Bisnis, Konsultasi UKM, Konsultasi Marketing
Selain penulis 7 Keajaiban Rezeki dan penerima MURI Award, alhamdulillah saya sebagai konsultan usaha (bisnis) telah berkali-kali mengantarkan klien-klien from zero to hero, mencetak ratusan juta bahkan miliaran rupiah dalam dua tahun atau kurang.
Dengan izin-Nya, keberhasilan ini menjadi viral di mana-mana, sehingga membuat saya diundang ke berbagai komunitas bisnis di belasan negara. Dan diminta memberikan business coaching. Alhamdulillah, semua kebaikan dari Allah.
Doakan agar saya dimampukan selalu memberikan yang terbaik untuk teman-teman semua. Doa yang terbaik dari saya untuk teman-teman semua. Semoga berkah berlimpah!
Konsultasi Usaha, Konsultasi Bisnis, Konsultasi UKM, Konsultasi Marketing
Senin, 19 September 2016
Ippho Santosa Berikan Konsultasi Usaha, Termasuk Peluang Usaha (Properti, Kuliner, Online dll)
Ippho Santosa memberikan konsultasi usaha, termasuk peluang usaha. Misal, usaha properti, kuliner (makanan, restoran), coffee shop (cafe), laundry, online, atau lain sebagainya. Juga untuk memilih usaha yang cocok, yang baru, yang syariah, atau sampingan.
Dalam memberikan konsultasi usaha (bisnis), sebagian klien kadang berkeluh-kesah soal rezekinya.
Rezeki, pasti adanya. Sudah dijamin...
Tapi terdapat juga ketidakpastian: kapan, di mana, berapa, melalui apa, dan melalui siapa. Sebenarnya, ketidakpastian ini membuat kita sungguh-sungguh dalam berikhtiar. Betul apa betul?
Coba bayangkan yang sebaliknya. Rezeki, semuanya serba pasti. Nah, justru ini akan membuat manusia bermalas-malasan dalam berikhtiar. Dengan kata lain, ketidakpastian adalah keberkahan. Sekali lagi, ke-ber-kah-an.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah!
Ippho Santosa memberikan konsultasi usaha, termasuk peluang usaha. Misal, usaha properti, kuliner (makanan, restoran), coffee shop (cafe), laundry, online, atau lain sebagainya. Juga untuk memilih usaha yang cocok, yang baru, yang syariah, atau sampingan.
Dalam memberikan konsultasi usaha (bisnis), sebagian klien kadang berkeluh-kesah soal rezekinya.
Rezeki, pasti adanya. Sudah dijamin...
Tapi terdapat juga ketidakpastian: kapan, di mana, berapa, melalui apa, dan melalui siapa. Sebenarnya, ketidakpastian ini membuat kita sungguh-sungguh dalam berikhtiar. Betul apa betul?
Coba bayangkan yang sebaliknya. Rezeki, semuanya serba pasti. Nah, justru ini akan membuat manusia bermalas-malasan dalam berikhtiar. Dengan kata lain, ketidakpastian adalah keberkahan. Sekali lagi, ke-ber-kah-an.
Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah!
Ippho Santosa memberikan konsultasi usaha, termasuk peluang usaha. Misal, usaha properti, kuliner (makanan, restoran), coffee shop (cafe), laundry, online, atau lain sebagainya. Juga untuk memilih usaha yang cocok, yang baru, yang syariah, atau sampingan.
Sabtu, 17 September 2016
Konsultasi Usaha dan Konsultasi Bisnis Bersama Ippho Santosa: Mengenal Properti
Konsultasi Usaha dan Konsultasi Bisnis Bersama Ippho Santosa: Mengenal Properti
Tahukah Anda?
Ternyata...
1 orang menguasai 5 juta hektar tanah.
0,2% penduduk menguasai 74% tanah.
Ini terjadi di Indonesia, bukan kata orang!
Benar-benar ketimpangan yang luar biasa!
Dan sejak dulu, dalam konsultasi saya sudah menyerukan, "Yang membangun peradaban itu adalah developer."
Mudah-mudahan developer-developer berikutnya berasal dari member-member dan pembaca-pembaca di blog ini. Aamiin. Developer yang hartawan, dermawan, dan tidak serakah. Aamiin.
Sumber: http://www.cnnindonesia.com/nasional/20160915175459-20-158611/komnas-ham-minta-negara-ambil-tanah-yang-dikuasai-konglomerat/
Tahukah Anda?
Ternyata...
1 orang menguasai 5 juta hektar tanah.
0,2% penduduk menguasai 74% tanah.
Ini terjadi di Indonesia, bukan kata orang!
Benar-benar ketimpangan yang luar biasa!
Dan sejak dulu, dalam konsultasi saya sudah menyerukan, "Yang membangun peradaban itu adalah developer."
Mudah-mudahan developer-developer berikutnya berasal dari member-member dan pembaca-pembaca di blog ini. Aamiin. Developer yang hartawan, dermawan, dan tidak serakah. Aamiin.
Sumber: http://www.cnnindonesia.com/nasional/20160915175459-20-158611/komnas-ham-minta-negara-ambil-tanah-yang-dikuasai-konglomerat/
Minggu, 04 September 2016
Konsultasi Usaha, Konsultasi Bisnis, dan Konsultasi UKM Bersama Ippho Santosa
Konsultasi Usaha, Konsultasi Bisnis, dan Konsultasi UKM Bersama Ippho Santosa
Dalam konsultasi usaha atau konsultasi bisnis, kadang saya mengambil sebuah analogi.
Kalau kita punya dua bawahan, yang satu rajin, yang satu pemalas.
Kira-kira hati kita lebih sreg dengan yang mana? Kira-kira, bonus dan uang tambahan, kita berikan kepada siapa? Sekalipun Anda seorang pemalas, pastilah Anda tidak suka punya karyawan yang pemalas. Betul apa betul?
Kurang-lebih Tuhan pun begitu, lebih sreg dengan hamba-Nya yang rajin. Soal rezeki tambahan? Jangan ditanya, pastilah juga diberikan kepada hamba-Nya rajin.
Maka ingatlah:
Semangatmu, potensi rezekimu.
Semangatmu, bekal suksesmu.
Semangatmu, nasib baikmu.
Semangatmu, pengantar doamu.
Ingatlah itu! Selalu!
Konsultasi UKM, Konsultasi Marketing
Dalam konsultasi usaha atau konsultasi bisnis, kadang saya mengambil sebuah analogi.
Kalau kita punya dua bawahan, yang satu rajin, yang satu pemalas.
Kira-kira hati kita lebih sreg dengan yang mana? Kira-kira, bonus dan uang tambahan, kita berikan kepada siapa? Sekalipun Anda seorang pemalas, pastilah Anda tidak suka punya karyawan yang pemalas. Betul apa betul?
Kurang-lebih Tuhan pun begitu, lebih sreg dengan hamba-Nya yang rajin. Soal rezeki tambahan? Jangan ditanya, pastilah juga diberikan kepada hamba-Nya rajin.
Maka ingatlah:
Semangatmu, potensi rezekimu.
Semangatmu, bekal suksesmu.
Semangatmu, nasib baikmu.
Semangatmu, pengantar doamu.
Ingatlah itu! Selalu!
Konsultasi UKM, Konsultasi Marketing
Rabu, 24 Agustus 2016
Ippho Santosa Berikan Konsultasi Usaha, Konsultasi Bisnis, dan Konsultasi Marketing
Ippho Santosa Berikan Konsultasi Usaha, Konsultasi Bisnis, dan Konsultasi Marketing
Dalam mengawali konsultasi bisnis, inilah yang saya katakan.
Memulai, perlu keberanian.
Membesarkan, perlu ilmu.
Itulah kuncinya dalam bisnis.
Ini pesan penting buat teman-teman entrepreneur. Sebagian mungkin bertanya-tanya, "Maksudnya gimana sih?" Begini. Agar bisnisnya membesar, belajarlah mengelola bisnis. Dengan belajar, risiko-risiko bisnis dapat ditekan.
Aktivitas-aktivitas bisnis pun menjadi lebih efisien dan lebih efektif. Apalagi kita sama-sama tahu, saat ini inovasi-inovasi bisnis perlu dirancang dengan cermat, nggak bisa lagi dadakan atau karbitan.
Memang, berani memulai atau berani action itu perlu. Mutlak. Tapi, maaf, ini saja nggak cukup. Perlu ilmu. Perlu perencanaan. Terutama untuk mengelola bisnis dan membesarkan bisnis.
Kalau coba-coba sendiri alias sekenanya, malah lebih menguras waktu dan uang. Itulah yang dulu saya alami. Karena itulah sekarang saya menyarankan teman-teman untuk selalu belajar. Baca buku. Ikut seminar. Ikut coaching.
Mudah-mudahan mengundang solusi bagi bisnisnya.
Dalam mengawali konsultasi bisnis, inilah yang saya katakan.
Memulai, perlu keberanian.
Membesarkan, perlu ilmu.
Itulah kuncinya dalam bisnis.
Ini pesan penting buat teman-teman entrepreneur. Sebagian mungkin bertanya-tanya, "Maksudnya gimana sih?" Begini. Agar bisnisnya membesar, belajarlah mengelola bisnis. Dengan belajar, risiko-risiko bisnis dapat ditekan.
Aktivitas-aktivitas bisnis pun menjadi lebih efisien dan lebih efektif. Apalagi kita sama-sama tahu, saat ini inovasi-inovasi bisnis perlu dirancang dengan cermat, nggak bisa lagi dadakan atau karbitan.
Memang, berani memulai atau berani action itu perlu. Mutlak. Tapi, maaf, ini saja nggak cukup. Perlu ilmu. Perlu perencanaan. Terutama untuk mengelola bisnis dan membesarkan bisnis.
Kalau coba-coba sendiri alias sekenanya, malah lebih menguras waktu dan uang. Itulah yang dulu saya alami. Karena itulah sekarang saya menyarankan teman-teman untuk selalu belajar. Baca buku. Ikut seminar. Ikut coaching.
Mudah-mudahan mengundang solusi bagi bisnisnya.
Selasa, 23 Agustus 2016
Ippho Santosa Dalam Konsultasi Usaha dan Konsultasi Bisnis
Dalam memberikan konsultasi usaha atau konsultasi bisnis, saya sering mengamati kebiasaan klien sehari-hari. Karena itu akan membentuk 'takdir bisnisnya'.
Kadang, kita perlu berhenti sejenak dari kesibukan. Ngapain? Meluruskan arah, meluruskan niat, memperbaiki diri, introspeksi diri, mengevaluasi kinerja, mengamati pesaing, mengamati ekonomi, dst.
Tulisan berikut rada berat. Hanya buat leader dan calon leader. Simak » http://bit.ly/introspeksi
Kadang, kita perlu berhenti sejenak dari kesibukan. Ngapain? Meluruskan arah, meluruskan niat, memperbaiki diri, introspeksi diri, mengevaluasi kinerja, mengamati pesaing, mengamati ekonomi, dst.
Tulisan berikut rada berat. Hanya buat leader dan calon leader. Simak » http://bit.ly/introspeksi
Langganan:
Komentar (Atom)



